Audio Bumper

Sunday, July 15, 2018

FKUI berburu nyamuk DBD di Pangkah


"Kita akan jebak nyamuk demam berdarah dengan Sunatrap" ungkap Dr. Drs. Heri Wibowo MSi pembimbing riset dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) di balai desa Pangkah kecamatan pangkah, Minggu (15/7). Alat itu sedang dikembangkan FKUI dan dalam tahap penelitian.












"Ini kegiatan riset dan pengabdian masyarakat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan tinggi, kita akan bandingkan efektivitasnya dengan Ovitrap, alat perangkap nyamuk yang sudah ada di pasaran" ujar Heri. 

Dijelaskan oleh Nurhadi Eko Firmansyah S.Si. MSi, teknisi alat tersebut, Sunatrap adalah alat perangkap nyamuk sederhana, dengan bahan jamur (ragi) tertentu yang dicampur dengan larutan gula 10%, yang akan menghasilkan CO2. "Nyamuk mengenal manusia dari CO2 yang dihasilkan tubuh, mereka tertarik ke CO2" ujarnya.

Alat yang berjumlah 30 set ini akan ditempatkan di desa Pangkah sesuai dengan sebaran rumah yang pernah terjadi kasus DBD. Dipasang 12 jam dari jam 6 pagi sampai 6 sore, selama 1 bulan. Tiap 3 hari akan dimonitor oleh kader DBD. 

"Ini aman, tanpa ultraviolet, tanpa insektisida" ungkap Heri . Nyamuk yang terperangkap rencananya akan dihitung, dan akan bawa ke Laboratorium FKUI untuk diketahui jenis nyamuk apa saja, dan apakah ada fenomena transovarial, yaitu nyamuk yang sudah mengandung virus Dengue dalam tubuhnya meskipun belum menggigit pasien yang menderita DBD. Jika ada virus Denguenya, akan diukur seberapa virulensinya, atau derajat tingkat patogenitas yang diukur dari banyaknya organisme yang diperlukan untuk menimbulkan penyakit pada jangka waktu tertentu.

Hasilnya penelitian ini akan dilaporkan ke Dinas Kesehatan. Hadir pula dalam acara tersebut 40 kader kesehatan, Kepala Desa Pangkah, petugas Puskesmas Pangkah, Kepala Puskesmas Pangkah, programer DBD Dinkes Kab. Tegal dan Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Titis Cahyaningsih, MMR.

dr. Titis berharap penelitian ini membuahkan hasil yang baik dan bermanfaat sehingga bisa diterapkan di masyarakat. "Ini akan saling melengkapi dengan tindakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN,) PSN akan memburu jentiknya, dan alat ini akan memburu nyamuknya" pungkasnya.

No comments:

Post a Comment