Audio Bumper

Sunday, January 18, 2026

Lapor frambusia online 2025

Paska Tegal mendapatkan sertifikat bebas frambusia, kita masih harus mempertahankan dan membuktikan bahwa memang benar-benar tidak ada kasus frambusia di kabupaten Tegal, dengan cara melaporkan secara online laporan zero report melalui link: https://bit.ly/LaporFrambusia. Laporan ini diisi maksimal tanggal 5 setiap bulannya.

Target SD dan Desa yang dilakukan pemeriksaan aktif pada tahun 2025 adalah minimal 80% .


link terkait: 

Dianjurkan petugas mengisi data petugas entry di sini: 

absensi kabupaten per bulan bisa dilihat di sini: 

absensi puskesmas per bulan bisa dilihat di sini: 

Revisi laporan yg salah entrian:

Indikator Kinerja Program Kusta 2026

Indikator kinerja program kusta tahun 2026 sbb:

1. Proporsi Kusta Baru tanpa cacat, baik cacat tk.1 maupun tk.2: >86%
    Cara menghitung:

    Jumlah penderita baru tanpa cacat 2026    x 100%
    Jumlah penderita kusta baru 2026

2. Proporsi Kasus Kusta anak di antara kasus baru: <5%
    Cara menghitung
    
    Jumlah penderita kusta usia anak (0-14th) 2026   x 100%
    Jumlah penderita kusta baru 2026


3. RFT Rate, atau persentase penderita kusta menyelesaikan pengobatan kusta tepat waktu >90%
    Cara menghitung RFT Rate :
    
    Jumlah pasien baru 2024 yang RFT (PB+MB) x 100%
    Jml penderita baru (PB + MB) tahun 2024   

Indikator Kinerja Program dan Indikator Kinerja Kegiatan DBD 2026


A. Indikator Kinerja Program (IKP) DBD 2026 adalah:

Case Fatality Rate (CFR).
Yaitu Angka kematian Dengue. Target tahun 2025 adalah <0,4%.
Cara menghitung:

Jumlah kematian Dengue (DD/DBD/DSS/EDS)     x  100%
Jumlah kasus Dengue  


B. Indikator Kinerja Kegiatan (IKP) DBD 2026:

Upaya Pencegahan Dengue: Prosentase jumlah minggu puskesmas melakukan penemuan kasus dan PSN 3M plus.
Target tahun 2025 adalah 50%.
Cara menghitung:

Jumlah minggu di mana puskesmas melakukan PE dan PSN (desa manapun)    x 100%
Jumlah minggu dalam kalender epidemiologi                                                     

berikut data jumlah minggu tiap bulannya dalam kelender epidemiologi selama tahun 2026: